Just another WordPress.com site

>

Blog ini saya gunakan untuk mengikuti kompetisi web Kompas Muda & AQUA dalam

MuDA 4th Anniversary Competition – 2011 

Hut Kompas MuDA


Air Kita Untuk Masa Depan

         Air adalah salah satu sumber kehidupan di bumi ini. Karena Jika tidak ada air, maka mahluk hidup tidak akan bisa bertahan hidup. Air menutupi hampir 71% permukaan bumi.
         Air bagi kehidupan manusia sangatlah berperan penting, karena tubuh manusia 55%-78% terdiri oleh air tergantung ukuran tubuh. Agar dapat berfungsi dengan baik, tubuh manusia membutuhkan antara satu sampai tujuh liter air setiap hari untuk menghindari dehidrasi. Air juga dibutuhkan untuk melakukan hal hal penunjang kehidupan lainya bagi manusia, seperti untuk membersihkan diri, membersihkan hal hal lain. Bahkan di dalam Islam Air itu digunakan untuk Wudlu.Air dapat memfasilitasi proses biologi yang melarutkan limbah. Mikroorganisme yang ada di dalam air dapat membantu memecah limbah menjadi zat-zat dengan tingkat polusi yang lebih rendah.

         Akhir akhir ini,kita sebagai manusia sering lalai akan pentingnya air bagi kehidupan kita.Pemborosan air terjadi dimana mana. Kran air yang tidak perlu digunakan dibiarkan saja membuka. Seharusnya kita sadar akan pentingnya air bagi kehidupan kita. Salah satu bukti lagiy ang menyatakan bahwa kita belum mempedulikan arti pentingnya air adalah, kita masih saja seenaknya membuang sampah sembarangan, apalagi di tempat tempat dimana air yang seharusnya mengalir. Seperti ini misalnya membuang sampah di sungai.

Dimana letak kesadaran kita? Sebagian dari kita yang belum sadar akan hal ini toh juga sudah merasakan berkali kali akibat dari ketidak mauan untuk mengendalikan diri, tapi mereka tetap saja melakukan hal tersebut. Maka tidak ada yang bisa menolak kedatangan bencana Banjir tiap tahun.

 
Bahkan sebagian dari kita lalai sekali tentang fungsi asli hutan kita sebagai tempat peresapan air hujan, tetapi seolah mereka tidak memperdulikanya. Maka akibatnya adalah hutan menjadi gundul dan tidak ada lagi tempat peresapan air hujan kita.
 Dan tidak ada lagi yang bisa mencegah ini terjadi.
TANAH LONGSOR
EROSI TANAH/LAHAN
Karena Hutan menjadi gundul, maka tidak ada tempat peresapan air lagi, dan air yang seharusnya masuk ke dalam tanah menjadi air tanah malah meluap ke perkampungan yang dikenal sebagai banjir. Karena tidak ada lagi yang menopang tanah, maka tanah akan mengalami kelongsoran. Karena humus humus yang berada di permukaan tanah hanyut oleh air hujan yang seharusnya terserap ke dalam tanah maka tanah tidak lagi menjadi subur. Dan yang terpenting adalah Kita tidak memiliki lagi air tanah yang seharusnya ada. Dan gambaran garis besar masalah ini adalah “Jika pada musim penghujan, kita dilanda banjir atau kelebihan air, sebaliknya jika di musim kemarau kita sangat kekurangan sumber air”. Itu adalah fakta yang sudah terjadi.
Kita seharusnya menyadari bahwa di negara tertentu air malah lebih dihargai ketimbang emas, karena daerah tersebut sangat kekurangan air. Sampai orang-orang disana meminum air seni sapi untuk bertahan hidup karena saking tidak adanya air. Kita seharusnya bersyukur dikaruniai negara yang memiliki curah hujan yang baik karena berada di kathulistiwa dengan cara tidak membuang air sembarangan.
Jangan kira air itu akan ada selamanya, air bisa saja hilang dari bumi karena perbuatan manusia sendiri yang tidak ramah terhadap alam yang mengakibatkan hal tersebut bisa saja terjadi.
Kita harus pandai pandai dalam mengolah air kita untuk masa depan kita sendiri, bisa dibayangkan kan kalau air kita habis?? maka peradaban manusia pun akan hilang. Jika kita tidak mau mengolah air dari sekarang
maka kita akan mengetahui dampaknya di esok hari.
Seperti di film “Wall E” sampah di bumi sudah banyak sekali berserakan, Tidak ada air, lautan mengering, satelit satelit buatan manusia menjadi sampah di luar angkasa, apakah itu bisa terjadi? tentu saja bisa.

Maka dari itu, perlu perawatan, rehabilitasi kembali hal hal yang udah menjadi masalah di bumi ini. Seperti penanaman hutan kembali, pembersihan sampah sampah dan terutama pengelolaan air. Mulailah dengan diri kita sendiri, membuang sampah di tempatnya, mulailah menanam pohon, dan menghemat pemakaiann air yang tidak perlu agar tercipta bumi yang indah.

So Budayakan hemat dan cermat dalam mengelola air kita, IT’s about us. air untuk masa depan kita!🙂

Comments on: ">Kompetisi WEB Kompas MuDA & AQUA" (2)

  1. >sebenarnya ga bisa nyalahin sapa-sapa..ini emang salah kita semua.percuma menyalahkan ya to..ya kita perbaiki aja, walaupun aku juga ga tau dengan jelas gimaana buat memperbaiki itu semua..

  2. >Bner gan, tapi kita harus sadar diri juga nih, mulai dari diri kita masing masing untuk menjaga alam kita🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: