Just another WordPress.com site

>akarta – Aktivis pelestari komodo menyayangkan penundaan komodo sebagai finalis 7 Keajaiban Alam di Dunia. Apalagi, kesalahan bukan terletak pada hewan langka itu.
“Saya prihatin dengan apa yang terjadi saat ini. Apalagi, keputusan panitia New7Wonder tampaknya condong kepada masalah teknis,” papar aktivis komodo, Zeby Febrina, saat dihubungi INILAH.COM, Selasa (1/2).
Ia prihatin atas kasus Taman Nasional Komodo yang terancam dicoret dari finalis 7 Keajaiban Alam di Dunia. Menurutnya, hal ini bukanlah kesalahan Taman Nasional Komodo.
“Seharusnya pemerintah segera menyelesaikan kesalahpahaman yang ada agar bukan komodo yang dirugikan,” imbuh Zeby. Keberadaan komodo sebagai finalis di ajang internasional memiliki peran penting mengingat komodo merupakan satu-satunya hewan purba yang masih hidup saat ini.
Selain itu, komodo hanya bisa hidup di Indonesia. Keunikan inilah yang bisa membantu masyarakat luas membuka mata lebar atas keadaan Bumi. “Kita semua menginginkan pelestarian komodo. Jika komodo diperhatikan masyarakat dunia tentu ini berdampak besar,” ujarnya tegas.
Zeby mendesak pemerintah untuk menyelesaikan masalah secepatnya. “Jangan sampai karena urusan manusia malah makhluk tidak berdosa seperti komodo yang terkena dampak,” pungkasnya tanpa menjelaskan lebih lanjut masalah apa yang sedang dihadapi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: